TINJAUAN PELAKSAANAN ASSEMBLING DOKUMEN REKAMMEDISDI PUSKESMAS KEBONG
DOI:
https://doi.org/10.33485/7d9e4359Keywords:
Assembling, Rekam Medis, Puskesmas, FormulirAbstract
Assembling adalah kegiatan pengolahan rekam medis dengan merakit dan
menganalisis kelengkapan dari dokumen rekam medis. Dampak tidak adanya
kegiatan assembling adalah pengembalian dokumen rekam medis mengalami
keterlambatan, urutan formulir-formulir rekam medis menjadi tidak beraturan,
serta isi dari dokumen rekam medis belum memenuhi standar yang sudah ada.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan assembling di
Puskesmas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif dengan rancangan penelitian menggunakan studi kasus
(case studi). Penelitian ini menggunakan instrument penelitian observasi dan
wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyerahan sensus harian
tidak dilakukan setiap hari, penerimaan dokumen rekam medis sering
mengalami keterlambatan, tidak ada kegiatan pengendalian dan
pendistribusian penggunaan formulir rekam medis dan sistem penjajaran
menggunakan sistem penomoran langsung. Dari penelitian ini dapat
disimpulkan bahwa kegiatan pelaksanaan assembling di Puskesmas masih
belum berjalan secara efektif.


